Kompor adalah salah satu komponen penting yang ada di dalam dapur. Jenis dan bentuk kompor yang ditawarkan sekarang makin beragam, yang paling umum adalah kompor gas dan kompor listrik. Pilihan penggunaan jenis kompor berbeda-beda tergantung pada kebutuhan masing-masing rumah. Supaya kamu ngga salah pilih, cek kelebihan dan kelemahan kompor gas serta kompor listrik yuk!

Kompor Gas

Sistem dari kompor gas adalah mengalirkan gas dari tabung melalui selang menuju tempat pembakaran, gas kemudian tercampur dengan udara. Campuran ini kemudian dikeluarkan lewat luban-lubang kecil pada pembakar dan dipantik dengan percikan api.

Kelebihan

Kelebihan dari penggunaan kompor gas adalah mudah dioperasikan. Hanya perlu memutar tuas untuk menyalakan kompor. Pengontrolan besar api pun dapat disesuaikan dari tuasnya. Kelebihan berikutnya kompor gas memiliki harga yang murah dibandingkan kompor listrik. Selain itu, dengan kompor gas makanan akan lebih cepat matang, karena api tidak hanya memanaskan bagian bawah saja, tapi juga sisi dari panci atau wajan yang kamu gunakan.

Kekurangan

Penggunaan kompor gas memiliki potensi kebocoran gas. Jika bocor, potensi kebakaran pun semakin tinggi, karena gas sangat mudah dipantik bahkan hanya dengan sedikit percikan dari lampu saat dinyalakan atau dimatikan. Modal awal kompor gas juga cukup besar, karena kamu harus membeli tabung gas yang harganya cukup mahal. Selain itu, kompor gas lebih sulit dibersihkan karena memiliki banyak bagian kecil dan terselip sehingga mudah menyimpan kotoran atau sisa makanan.Penggunaan kompor gas memiliki potensi kebocoran gas. Jika bocor, potensi kebakaran pun semakin tinggi, karena gas sangat mudah dipantik bahkan hanya dengan sedikit percikan dari lampu saat dinyalakan atau dimatikan. Modal awal kompor gas juga cukup besar, karena kamu harus membeli tabung gas yang harganya cukup mahal. Selain itu, kompor gas lebih sulit dibersihkan karena memiliki banyak bagian kecil dan terselip sehingga mudah menyimpan kotoran atau sisa makanan.

Kompor Listrik

Panas yang dihasilkan kompor listrik didapatkan dari aliran listrik yang dialirkan lewat kawat dalam kumparan. Ketika dinyalakan, listrik akan mulai mengaliri kawat tersebut yang kemudian memanaskan metal yang ada di permukaan. Makin besar arus listrik yang dialirkan, makin besar dan makin panas hasilnya.

Kelebihan

Modal awal yang diperlukan tidak sebesar kompor gas, karena kamu ngga perlu membeli tabung gas. Selain itu, kompor ini mudah dibersihkan karena memiliki permukaan yang cenderung rata. Dengan bentuk tersebut, sisa makanan atau noda minyak pun bisa terlihat. Penggunaan kompor listrik juga lebih nyaman dan stabil. Saat kamu menggunakan panci atau teflon, letak dan posisi panci lebih stabil sehingga memudahkan saat memasak. Selain itu, kompor listrik tidak memiliki potensi kebocoran gas. Serta mudah untuk dinyalakan atau dimatikan, karena hanya menggunakan tombol operasi

Kekurangan

Kekurangan dari kompor listrik adalah butuh waktu lebih lama saat memasak. Metal butuh waktu untuk dipanaskan, dan metal yang panas tersebut juga butuh waktu memanaskan alat masak. Kompor listrik juga tidak bisa dipakai jika listrik dalam kondisi mati. Jadi kamu pun harus merogoh kocek agak dalam saat membayar tagihan listrik.

Jadi, lebih pilih kompor gas atau kompor listrik? Setiap pilihan pasti ada pro dan kontranya. Apapun kompor pilihanmu, kebersihan kompor dan dapur harus diutamakan, karena kebersihan dapur dapat menjaga kesehatan keluarga juga. Nah untuk itulah OKHOME akan membantu kamu. OKHOME akan membersihkan dapur dan seluruh isi rumahmu dengan kualitas yang ngga mengecewakan, segera unduh aplikasi OKHOME atau hubungi customer service kami untuk pemesanan layanan.